PBB Anugerahi Medali Tertinggi Kepada 2 Prajurit TNI

Jakarta, IDM – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menganugerahi medali tertinggi PBB Dag Hammarskjöld kepada 2 prajurit TNI yang gugur dalam tugas menjaga perdamaian.
Melansir Puspen TNI pada Sabtu (1/6), penghargaan yang diberikan kepada Sersan Kepala Dudi Iskandar dan Pratu Bibit Nailil Huda diserahkan oleh Seketaris Jenderal PBB Antonio Guteres di Markas Besar PBB di New York Amerika Serikat, Kamis (30/5).
Baca Juga: Terima Brevet Denjaka dan Taifib, Dankormar: Kehormatan dan Kebanggaan bagi Saya
Penyerahan oleh Antonio Guteres dilakukan langsung kepada Pemerintah Republik Indonesia yang di terima oleh Deputi Wakil Tetap RI, Hari Prabowo. Ia didampingi oleh Brigjen TNI Felix Tobing sebagai Penasihat Militer RI untuk PBB dan Letkol Inf Paulus Pandjaitan sebagai Asisten Penasihat Militer RI.
Adapun mendiang Sersan Kepala Dudi Iskandar dan Pratu Bibit Nailil Huda sebelumnya bertugas pada 2023, kemudian gugur di daerah tugas UNIFIL Lebanon dan daerah tugas MONUSCO di Kongo.
Baca Juga: Prabowo Bertemu PM Singapura yang Baru, Bahas Kerja Sama Pertahanan
Selain perwakilan Indonesia, agenda penganugerahan juga di hadiri perwakilan sejumlah negara yang anggotanya gugur dalam pelaksanaan tugas perdamaian di seluruh daerah misi PBB di dunia. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































