Pasukan Marinir Kerahkan Sejumlah Tank Perang untuk Armada Jaya 2023

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) 2 Marinir mengembarkasi sejumlah material tempur dalam rangka persiapan latihan Armada Jaya 2023, Surabaya, Senin (26/6).
Dikutip dari keterangan Pasmar 2, Selasa (27/6), pelaksanaan embarkasi sejumlah material tempur Yonranratfib 2 Marinir melibatkan KRI jenis Landing Platform Dock (LPD).
Baca Juga: Keren Aksi Pangdam XIV/Hasanuddin Berlari Sambil Memanggul Barbel
Sejumlah material tempur terdiri dari kendaraan tempur (ranpur) LVT-7 A1, BTR-50 PM dan BTR-50 PK dengan dilengakapi senjata mesin sedang FN Mag 58 jenis GPMG, PKT dan senjata mesin berat M2HB.

Dalam kesempatan tersebuf, Komandan Yonranratfib 2 Mar Letkol (Mar) Aloysius Yogandhi Nugroho, menyampaikan keberhasilan satuan dalam melaksanakan tugas pokok sebagai unsur kendaraan pendarat amfibi, tidak terlepas dari semangat berlatih.
"Dengan memahami tahapan dan mekanisme prosedur pelaksanaan latihan, salah satunya Armada Jaya yang merupakan latihan puncak TNI AL dalam waktu dekat ini," kata Aloysius.
Baca Juga: PBB Tunjuk KRI Frans Kaisiepo-368 Pimpin Latihan di Laut Mediterania
Oleh karena itu, ia menekankan kepada para prajuritnya untuk tetap semangat dengan mempersiapkan diri, kelengkapan dan material tempur prajurit.
"Hadapi tugas-tugas latihan yang diberikan oleh satuan atas sebagai bagian dari kesejahteraan prajurit untuk bekal nantinya di medan penugasan," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































