Pasukan "Kuda Putih" Jajal Kemampuan Tempur bersama ADF di Latma Wirra Jaya Ausindo 2026

Jakarta, IDM – Pasukan "Kuda Putih", julukan dari Yonif PIK 203/Arya Kamuning menjajal kemampuan tempur dengan Australian Defence Force (ADF) dalam Latihan Bersama (Latma) Wirra Jaya Ausindo 2026. Kegiatan digelar di Semarang, Jawa Tengah.
Dilansir dari keterangan Penyonif PIK 203/Arya Kamuning, Rabu (14/10), latma ini digelar sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan menghadapi tantangan tugas.
Baca Juga: Lanud Sjamsudin Noor dan Satgas Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Kalimantan
Dijelaskan dalam latma tersebut berbagai materi tempur dilaksanakan bersama mulai dari menembak, latihan drone, hingga taktik tempur.

"Para prajurit juga mengasah kemampuan sekaligus memperluas wawasan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman," tulis keterangan Yonif PIK 203/Arya Kamuning.

Baca Juga: Perkuat Pertahanan Laut, TNI AL Tambah Brigade Infanteri Marinir di Wilayah Kepulauan
Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan militer, tetapi juga mempererat persahabatan dan memperkuat kerja sama antara TNI AD dan ADF demi mewujudkan prajurit yang profesional, tangguh, dan adaptif.
Untuk diketahui, pelaksanaan Latma Wirra Jaya Ausindo 2026 melibatkan sekitar 125 prajurit TNI AD dan 77 personel Angkatan Darat Australia. Tahun lalu, latma ini digelar di Robertson Barracks, Darwin, Australia. Berbeda dengan edisi 2026, latihan pada tahun 2025 memfokuskan kegiatannya pada tantangan operasi militer modern di lingkungan perkotaan serta pengenalan alutsista Australia.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































