Pasukan Katak TNI AL Habiskan 7.600 Peluru dalam Latihan di Papua

Jakarta, IDM – Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada III menggelar latihan kualifikasi kedua (K2) menembak senjata bantu di Sorong, Papua Barat Daya, Senin (7/7).
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada III Kolonel Laut (S) Ajik Sismianto, menjelaskan, kualifikasi menembak ini diikuti oleh 30 personel Satkopaska yang terbagi dalam kelompok detasemen latihan, pelaku, dan pendukung.
Baca Juga: Belajar Pembinaan Teritorial, KSAD Singapura Tinjau Dapur Makan Gratis di Kodam Jaya
Perwira Staf Operasi Satkopaska Koarmada III, Mayor Laut (S) Eko Edward Sakti, memimpin latihan yang berlangsung dari pukul 08.20 hingga 16.15 WIT.
"Para prajurit Satkopaska Koarmada III latihan menembak perorangan dengan jarak 100 meter dan 200 meter menggunakan berbagai jenis senjata bantu," jelas Ajik dalam keterangannya, dikutip Selasa (8/7).

Sebanyak 19 pucuk senjata digunakan dalam latihan ini, termasuk Ares, MG5, GPMG, HK 417, dan CZ Bren 807 untuk materi tindakan segera (immediate action drill) serta sesi khusus teknik sniper.
"Total amunisi yang digunakan selama latihan menembak mencapai lebih dari 7.600 butir dari berbagai kaliber," ungkap dia.
Baca Juga: Tradisi Pembaretan Pomau, 64 Siswa Lulusan Skadik 404 Resmi Jadi Prajurit Wira Waskita
Selain latihan menembak, para pasukan katak juga mendapatkan pembekalan taktis dari Wakil Komandan Detasemen 2 Satkopaska Koarmada III Kapten Laut (P) Country Aurora A.P. Arofah, yaitu mengenai langkah cepat dan tepat menghadapi situasi darurat di medan pertempuran.
"Kegiatan ditutup dengan evaluasi menyeluruh untuk mengukur capaian keterampilan prajurit sekaligus sebagai bahan perbaikan dalam meningkatkan efektivitas latihan ke depan," kata Ajik. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































