Pasukan Buaya Putih Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Distrik Gome

Jakarta, IDM – Di tengah pelaksanaan operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad menerima kedatangan warga Kampung Yenggernok, Distrik Gome, Papua, yang sedang dalam kondisi sakit.
Kedatangan warga ke Pos Gome ini menjadi perhatian para prajurit TNI khususnya dari batalyon kesehatan. Menindaklanjuti keluhan warga, ucap Dansatgas Yonif 323 Kostrad, Letkol Inf Tri Wiratno, para personelnya bertindak cepat.
Baca Juga: Dukung Program Perisai Trisula Nusantara, Menhan Sjafrie Kunjungi Tarakan dan Nunukan
Ia juga menekankan kepada seluruh prajurit untuk selalu membantu kesulitan warga, terutama di daerah tugas meski sedang melaksanakan tugas pokok pengamanan wilayah.
“Para prajurit memanfaatkan waktu pengamanan pos dengan membantu pengobatan warga yang mengalami sakit,” ujar Dansatgas dalam rilis yang diterima pada Sabtu (21/12).
Sebagai bagian dari satuan Koops Habema, kegiatan berinteraksi juga dilakukan saat sedang memeriksa kesehatan warga.
Baca Juga: TNI AL dan Rusia Kerja Sama Penyelamatan Kecelakaan Kapal Selam
Salah seorang warga yang mendatangi pos mengalami sakit di bagian kaki akibat terjatuh dari motornya. Usai diberikan tindakan pengobatan dan memberikan obat, ia pun merasa kehadiran TNI di Papua sangat membantu.
Merespons kegiatan teritorial tersebut, Panglima Habema Brigjen TNI Lucky Avianto mengatakan jika membantu kesulitan rakyat dapat mempercepat pembangunan di wilayah Papua. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































