Pasukan Artileri Udara TNI AD Gelar Operasi Tasbara, Amankan Belasan WNA Ilegal

Jakarta, IDM – Batalion Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 2 Kostrad TNI AD yang masuk dalam Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat menggelar Operasi Lintas Batas Negara (Tasbara). Mereka menggandeng Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini.
Dilansir dari keterangan Penkostrad, Sabtu (8/11), fokus operasi adalah penertiban administrasi keimigrasian dan dokumen kendaraan yang melintas.
Baca Juga: SOBE 2025, Pimpinan TNI AU-TUDM Bahas Pertukaran Pengalaman Operasional Pesawat A400M
Dalam bidang keimigrasian, petugas berhasil mengamankan total sebelas Warga Negara Asing (WNA) asal Timor Leste. 1 WNA kedapatan menggunakan paspor yang telah mati masa berlakunya, sementara 10 WNA lainnya, termasuk anak-anak dan balita, ditemukan berupaya melintas tanpa dokumen resmi melalui jalur tidak resmi.
Selain itu, Operasi Tasbara juga mendeteksi tiga kasus ketidaksesuaian dokumen pada kendaraan yang melintas. Pelanggaran ini meliputi perbedaan signifikan antara jenis, nomor registrasi, dan data identifikasi kendaraan (nomor rangka dan mesin) dengan dokumen lintas batas yang sah. Kasus-kasus ini, termasuk temuan pada satu unit kendaraan tangki BBM, ditindaklanjuti oleh Pihak Polri dan Bea Cukai PLBN Wini untuk koreksi administratif serta penyelidikan potensi pelanggaran regulasi transportasi dan kepabeanan. (Penkostrad).
Baca Juga: 499 Personel Dilantik jadi Komcad Matra Darat
Lebih lanjut terkait pelanggar keimigrasian telah diserahkan kepada Imigrasi PLBN Wini untuk diproses, termasuk pelaksanaan prosedur pemulangan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































