Pastikan Kualitas Pendidikan dan Pelatihan Dasar Kemiliteran, Menhan Kunjungi Secata Rindam/Sriwijaya

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Sekolah Calon Tamtama (Secata) Rindam II/Sriwijaya, Sumatera Selatan, Kamis (10/4).
Menhan Sjafrie kemudian menerima paparan dari Komandan Rindam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Fajar Tri Yulianto mengenai perkembangan dan pelaksanaan program pendidikan di Secata yang kemudian disusul dengan sesi dan tanya jawab.
Baca Juga: Kementerian Pertahanan Dukung Gagasan Presiden Prabowo Soal Evakuasi Warga Gaza
Saat berinteraksi dengan para siswa Secata Rindam II/Sriwijaya, Menhan Sjafrie sempat bertanya kepada salah satu siswa terkait pekerjaan orang tuanya.
“Ayah tukang listrik, Ibu PNS,” jawab salah satu siswa. Mendengar jawaban tersebut, Menhan Sjafrie terharu sekaligus bangga, karena setiap warga negara, tanpa memandang latar belakang, memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi sebagai prajurit TNI.
Selain menerima paparan dan berinteraksi dengan para prajurit, Menhan Sjafrie juga meninjau langsung proses kegiatan belajar mengajar, antara lain pelatihan mountaineering (panjat gunung) dan latihan menembak yang menjadi bagian dari kurikulum pelatihan fisik dan taktik dasar militer.
Baca Juga: TNI Amankan Ujian Nasional SMA/SMK di Puncak Jaya, Papua
Selain itu, Menhan mengunjungi beberapa fasilitas seperti ruang makan dan ruang tidur.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Menhan untuk memastikan kualitas pendidikan dan pelatihan dasar kemiliteran berjalan optimal dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































