Pastikan Kesiapan Pesawat, Sathar 13 Lakukan Pemeliharaan CN-235

Jakarta, IDM – Sejumlah teknisi Satuan Pemeliharaan (Sathar) 13 Depo Pemiliharaan (Depohar) 10 melakukan Bantuan Pemeliharaan Lapangan (Banharlap) terhadap pesawat CN-235-200M dengan nomor registrasi A-2307 di Skadron Udara 27, Lanud Manuhua, Biak, Rabu (12/3).
Komandan Sathar 13 Depohar 10, Letkol Tek Abdul Haris Purba menjelaskan, pemeliharan yang dilakukan oleh jajarannya merupakan langkah strategis dalam menjaga kesiapan serta keandalan pesawat-pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk bisa dikerahkan secara optimal dalam berbagai misi.
Baca Juga: Terima Tanda Kehormatan Tertinggi dari TNI, Menhan Sjafrie: Suatu Kehormatan dan Kebanggaan
"Kami memastikan setiap pesawat yang menjalani pemeliharaan mendapat inspeksi mendetail, sehingga selalu dalam kondisi terbaik untuk mendukung berbagai tugas operasi, baik pertahanan maupun misi kemanusiaan," ungkap Abdul.
Pesawat CN-235-200M memiliki peran yang vital dalam operasi angkutan udara militer, dukungan logistik, evakuasi medis, serta bantuan kemanusiaan. Untuk itu, kesiapan teknisnya harus selalu terjaga agar dapat beroperasi optimal di berbagai kondisi dan medan operasi.

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya yang dikutip Kamis (13/3) menjelaskan, teknisi Sathar 13 menggunakan metode Non-Destructive Inspection (NDI) selama melakukan pemeliharaan pesawat CN-235-200M kali ini.
Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda dan Angkatan Udara Lebanon Latihan di Laut Mediterania
NDI merupakan teknik inspeksi yang memungkinkan pendeteksian dini terhadap kerusakan struktur pesawat tanpa merusak komponen. Melalui teknik yang sama, para teknisi juga mampu mengidentifikasi retakan mikro, keausan, serta potensi kegagalan teknis yang tidak terlihat secara kasat mata.
“Banharlap NDI ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AU dalam menjaga kesiapan alutsista udara secara menyeluruh. Sinergi antara Sathar 13 dan Skadron Udara 27 menunjukkan profesionalisme serta kolaborasi yang solid dalam mendukung keunggulan operasional TNI AU, khususnya di wilayah timur Indonesia,” tulis keterangan tersebut. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































