Paspampres Kerahkan 1.147 Personel untuk Pengamanan Rangkaian HUT ke-81 RI, Ini Rinciannya

Jakarta, IDM – Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengerahkan 1.147 personel untuk pengamanan rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha telah melaksanakan apel gelar kesiapan pasukan Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) VVIP HUT ke-81 RI beserta alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Lapangan Hitam Mako Paspampres, Jakarta Pusat, Senin (10/8).
Edwin mengatakan, ribuan personel Paspampres yang diterjunkan terbagi dalam beberapa Satgaspam.
Baca Juga: Bukan Sekadar Beli Drone! Kemhan Dorong Indonesia Menuju Kedaulatan Teknologi Pertahanan
“Satgaspam terdiri dari apel kehormatan dan renungan suci (AKRS) sebanyak 151 personel yang bertugas pada 14 Agustus, sidang DPR/MPR sebanyak 277 personel pada 15 Agustus,” kata Edwin dalam keterangannya kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), dikutip Rabu (12/8).
Kemudian, upacara penaikan dan penurunan Sang Merah Putih 294 personel, acara pesta rakyat 205 personel, tim Paskibraka 70 personel, serta tim pasukan upacara 150 personel dalam puncak acara pada 17 Agustus.
“Bagi Paspampres, keberhasilan bukan hanya ketika kita berhasil melumpuhkan ancaman, tetapi ketika ancaman itu sama sekali tidak pernah memiliki kesempatan untuk muncul. Itulah hakikat tugas pengamanan VVIP yang sesungguhnya,” kata Edwin dalam apel gelar pasukan tersebut.
Selain itu, Paspampres juga mengerahkan sejumlah senapan untuk para personel, antara lain senapan Caracal dan senapan Dasan, SS1 V3 Croom, MP 7, berbagai macam pistol (G2 Combat, HK, Glock 17, Glock 19, Glock 43X, dan Sig Sauer), dan senjata Sniper SPR 3 Pindad serta Sniper AW.
Baca Juga: Kenang Perjuangan Veteran, Ketum LVRI: Momentum Perkuat Persatuan
Selain itu, turut disiapkan satu kendaraan anti-drone Koopsudnas dan satu kendaraan Maung Artileri Pertahanan Udara.
Kemudian, kendaraan taktis (rantis) yang turut disiagakan antara lain kendaraan CBRNE (Chemical, Biological, Radiological, Nuclear, and Explosive), kendaraan jammer, kendaraan kawal G500, kendaraan security G500, kendaraan P2 Komando, kendaraan Maung serta motor kawal Goldwing.
“Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai kehormatan kita untuk menjaga keselamatan VVIP, menjaga, dan mengawal kehormatan dan martabat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tutur Danpaspampres.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































