Paspampres dan PSS ROK Bahas Latma Pengamanan VVIP

Jakarta, IDM – Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan Presidential Security Service Republic of Korea (PSS ROK) membahas rencana latihan bersama (latma) pengamanan very very important person (VVIP).
Pembahasan itu dilakukan di sela kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Korea Selatan.
Baca Juga: Pusterau Tegaskan Peran Penting Komcad dalam Sosialisasi di Lanud Iswahjudi
Dalam kesempatan itu, Komandan Paspampres (Danpaspampres) Mayor Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha mengunjungi Komandan PSS ROK Jenderal Hwang In Kwon di Blue House Office of the President of the Republic of Korea, pada Rabu (1/4).
Danpaspampres yang didampingi oleh Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Mayjen TNI Wahyu Yudhayana, membahas rencana pelaksanaan latma antara Paspampres dengan PSS ROK secara bergantian setiap tahunnya.
Baca Juga: Pemerintah dan PBB Beri Penghormatan dan Santunan bagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Edwin berharap, melalui latma ini dapat terwujud peningkatan kemampuan, pertukaran pengetahuan dan pengalaman, penguatan hubungan kelembagaan antara Paspampres dengan PSS ROK.
“Serta tercapainya standar pengamanan VVIP yang kian profesional dan adaptif dalam menghadapi dinamika tugas pengamanan VVIP ke depan,” kata Edwin. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































