Pasca Rekonsiliasi, Satgas Yonarmed 1 Kostrad Perketat Pengamanan Negeri Pelauw

Jakarta, IDM - Pasca pertemuan rekonsiliasi yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku antara warga dari Negeri Pelauw dan Negeri Kariu, Satgas Yonarmed 1 Kostrad melalui Pos Ramil Pelauw memperketat pengamanan dengan melaksanakan patroli di wilayah Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.
"Jadi pada bulan Januari lalu telah terjadi konflik antar warga dari Negeri Pelauw dan Negeri Kariu yang menyebabkan ratusan rumah terbakar dan ratusan warga dari Negeri Kariu mengungsi ke tempat yang lebih aman. Nah, pasca rekonsiliasi ini patroli rutin kami lakukan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaan kami," ujar Dansatgas Yonarmed 1 Kostrad Letkol Arm Arief Budiman dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Satgas, diterima Kamis, (17/11).
Arief menjelaskan dari pertemuan tersebut, menghasilkan kesepakatan terkait rencana pengembalian pengungsi dari warga Kariu menuju ke tempat semula. Kedua belah pihak telah memperoleh kesepahaman dan bersedia untuk berdamai.
Baca: Yonzipur 10 Kostrad Gelar Latihan M3I Amphibious Pontoon di Waduk Karang Kates
Dansatgas menambahkan bahwa seluruh personel Satgas Yonarmed 1 Kostrad khususnya yang berada di jajaran Pulau Haruku selalu siap sedia terhadap setiap perkembangan situasi yang terjadi di wilayah tersebut.
“Kami berkomitmen penuh untuk senantiasa menciptakan perdamaian di seluruh wilayah NKRI,” tegasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































