HANKAM

Paris Air Show 2025: TNI AL Jajaki Teknologi UAV hingga Rudal Helikopter Pabrikan Eropa

Danpuspenerbal Laksamana Muda Bayu Alisyahbana.
Danpuspenerbal Laksamana Muda Bayu Alisyahbana menghadiri undangan pameran industri dirgantara dan pertahanan internasional, Paris Air Show 2025 di Prancis, Kamis (19/6). (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Jakarta, IDM – TNI AL menjajaki sejumlah kemampuan unsur udara dalam pameran industri dirgantara dan pertahanan internasional, di Paris Air Show 2025, Prancis, Kamis (19/6).

Adapun Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksamana Muda Bayu Alisyahbana menghadiri undangan pameran tersebut, mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.

"Dalam kegiatannya, delegasi TNI AL (salah satunya) mengunjungi stand venue helikopter milik Airbus," ungkap Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Puspenerbal Kolonel Laut (KH) Rohman Arif, dalam keterangannya, dikutip Jumat (20/6).

Baca Juga: Lantik 150 Perwira Lulusan Setukpa A-32, KSAU: Jadi Pemimpin Adaptif dan Visioner

Pada kunjungan ke stand venue Airbus, Danpuspenerbal turut mengikuti presentasi singkat mengenai kemampuan teknis dan taktis pesawat nirawak atau unmanned aerial vehicle (uav) Flexrotor buatan Airbus tersebut.

Tak hanya itu, Rohman juga mengatakan Danpuspenerbal menerima paparan seputar sistem persenjataan anti-kapal selam Sonoflash dan gun POD senjata helikopter serbu (rocket launcher).

"Kemudian, Danpuspenerbal mendapatkan penjelasan mengenai kemampuan helikopter NH90 anti-peperangan kapal selam, hingga helikopter multiperan H25 M Caracal untuk anti-peperangan kapal selam dan permukaan," lanjutnya.

Danpuspenerbal bersama delegasi TNI AL pun menjajaki kemampuan teknologi radar udara produksi Thales.

Baca Juga: Rusia Buka Peluang Kerja Sama Pertahanan dengan Indonesia di Bidang Nuklir

"Delegasi mengikuti presentasi singkat terkait radar udara dan permukaan Air C Master untuk helikopter Panther AS565 MBe, khusus jarak jangkau 160 mil laut," ujar Rohman.

Kunjungan berlanjut dengan menerima penjelasan mengenai kemampuan pesawat tempur nirawak atau unmanned combat aerial vehicle (ucav) Anka buatan Turkish Aerospace Industries serta pesawat latih aerobatik mesin propeller tipe Hurkuz.

"Danpuspenerbal juga mengunjungi stand venue pesawat latih PC-21 Pilatus dan menerima paparan singkat dari tim ahli pesawat Pilatus, diakhiri kunjungan serta presentasi rudal Sea Venom untuk helikopter dari MBDA," pungkas Rohman. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.