HANKAM

Panglima TNI Usulkan Penambahan 50.000 Prajurit Untuk Bertugas di IKN

Panglima TNI Usulkan Penambahan 50.000 Prajurit Untuk Bertugas di IKN
(Dok IDM/Rayi Gigih)

Jakarta, IDM - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Andika Perkasa mengajukan penambahan personel kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto hingga 50.000 untuk upaya bertugas dan melakukan pengamanan Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Andika menyebutkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) baru, dan fasilitasnya di wilayah IKN.

Selain itu, Andika menyampaikan perihal penambahan prajurit TNI tersebut bukan berasal dari prajurit yang baru masuk. Tetapi diambil dari berbagai daerah di Indonesia. Kekurangan pasukan nantinya akan dipenuhi melalui proses rekrutmen.

"Kita membutuhkan tambahan 30-50 ribu personel baru, yakni Darat, Laut dan Udara dengan Alutsistanya di luar kekuatan TNI saat ini. Kita akan mengambil dari seluruh satuan, salah satunya termasuk akan mengambil personel dari rekrutment baru," ujar Andika, dikutip dari YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Rabu (23/3).

Untuk diketahui, pemerintah telah mengalokasikan lahan seluas 300 ha di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN untuk TNI.

Seluruh kesatuan memiliki kebutuhan yang berbeda-beda terkait berapa luas tanah pangkalan tersebut.

Jatah luas tanah untuk Angkatan Darat yaitu 800 hektare, Angkatan Udara dengan 2.700 hektare, dan Angkatan Laut dengan luas 1.000 hektare. (BFM)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.