Panglima TNI Tinjau Pembangunan Fasilitas Sarana dan Prasarana Brigif 17 Kostrad

Jakarta, IDM – Mendampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar meninjau pembangunan fasilitas prajurit di Markas Komando Brigade Infanteri 17/Kostrad, Cijantung, Jakarta, Selasa (15/4).
Peninjauan ini menjadi bentuk perhatian dan komitmen pimpinan TNI dalam upaya meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya.
Baca Juga: TNI AD Punya Kapal Angkut Baru Kapasitas 2.500 DWT
Panglima TNI kemudian menerima paparan dari Komandan Brigif 17/Kostrad Kolonel Inf Mohammad Benrieyadin mengenai berbagai fasilitas yang tengah dibangun.
Beberapa pembangunan penting yang ditinjau antara lain 60 unit rumah dinas prajurit, aula dan kantor Persit Kartika Chandra Kirana, renovasi selasar Mako Brigif, serta pembangunan lapangan sepak bola.
Fasilitas-fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kenyamanan hidup dan semangat kerja para prajurit, sekaligus menjadi bagian dari modernisasi satuan TNI.
Baca Juga: Terima Puluhan Koli Ompreng, Lanud Roesmin Nurjadin Bersiap Operasikan SPPG MBG
"Peningkatan sarana dan prasarana ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga bagian dari transformasi TNI menuju organisasi yang semakin profesional, modern, dan sejahtera," ujar Panglima dalam rilis yang diterima Rabu (16/4).
Panglima TNI juga meninjau secara langsung tiga titik lokasi pembangunan rumah dinas yang saat ini masih dalam proses penyelesaian, serta melihat langsung kantor Persit yang telah selesai dan siap untuk digunakan secara operasional. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































