Panglima TNI Tinjau Pasukan dan Alutsista untuk Puncak Perayaan HUT ke-80 TNI di Monas

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta jajaran meninjau secara langsung pelaksanaan gladi kotor dalam rangka persiapan upacara puncak hari ulang tahun HUT ke-80 TNI pada 5 Oktober mendatang.
Panglima Agus didampingi Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad) Letjen Muhammad Saleh Mustafa dan Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD (Pangkostrad) dalam peninjauan gladi kotor di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (29/9).
Baca Juga: Panglima TNI: Olahraga Berkuda Bentuk Generasi Muda Tangguh dan Berkarakter
“Kehadiran Panglima TNI beserta jajaran pimpinan TNI, bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, teratur, dan siap ditampilkan pada 5 Oktober 2025,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah melalui keterangan tertulis, Selasa (30/9).
Gladi kotor tersebut melibatkan ribuan prajurit dari ketiga matra TNI, baik TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, maupun TNI Angkatan Udara.

Selain rangkaian upacara militer, dalam acara puncak HUT TNI nanti juga ditampilkan atraksi, demonstrasi pasukan gabungan, parade defile pasukan dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern, hingga pertunjukan konser musik untuk masyarakat.
Dalam gladi kotor itu, Panglima TNI meninjau kesiapan pasukan gabungan beserta alutsista.
Baca Juga: Kemhan RI: Pengerahan Pasukan Perdamaian di Wilayah Konflik Tunggu Mandat dari PBB
Rencananya, dalam perayaan puncak nanti, TNI akan menampilkan atraksi pasukan berkuda, pembebasan sandera, flypass pesawat dan jet tempur, defile pasukan hingga kendaraan taktis dan tempur.
“Dengan kesiapan yang ditunjukkan dalam gladi kotor ini, puncak peringatan HUT ke-80 TNI diharapkan akan berlangsung meriah, sekaligus menghadirkan kebanggaan serta pengalaman berkesan bagi seluruh rakyat Indonesia. Momentum tersebut juga menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga persatuan, kedaulatan, dan keutuhan NKRI,” kata Kapuspen TNI. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































