Panglima TNI : Terima Kasih Nakes Yang Telah Bertugas Tanpa Kenal Lelah

Bantul, IDM - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., meninjau pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Covid-19 serentak di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Bertempat di JEC Bantul, Sabtu (4/09/21).
Adapun target vaksinasi di JEC Bantul 4.200 orang setiap harinya. Disamping itu Panglima TNI juga menyapa secara virtual 4 wilayah diantaranya Sleman UGM 3.000 orang, Gunung Kidul SMP 1 Wonosari 1.600 orang, Kelurahan Bumirejo 2.000 orang dan Yka XT Square 2.000 orang. Sasaran Vaksinasi Masyarakat umum, Mahasiswa, Pelajar, Remaja dan Lansia.
Dalam kegiatan ini Panglima TNI memeriksa setiap alur proses vaksinasi dan sempat berdialog dengan para nakes. "Terima kasih para Nakes yang dengan semangat melakukan tugasnya tanpa mengenal lelah," terang Panglima TNI. Saat melakukan pengecekan secara virtual, Panglima TNI juga menekankan agar TNI, Polri, Pemda dan Dinkes tetap menjaga sinergitas dan soliditas. (Wan/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































