HANKAM

Panglima TNI Temui Menhan-Panglima AB Singapura, Bahas Kemitraan Strategis di Tengah Dinamika Keamanan

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto disambut Chief of Defence Force Singapura Admiral Aaron Beng. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaksanakan rangkaian courtesy call beruntun dengan Perdana Menteri Singapura Y.M. Lawrence Wong, Menteri Pertahanan Singapura Chang Chun Sing, dan Panglima Angkatan Bersenjata atau Chief of Defence Force Singapura Admiral Aaron Beng di Singapura, Rabu (7/1).

Kunjungan dilakukan untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Singapura.

Dalam pertemuan dengan Menhan Singapura, Panglima Agus menekankan pentingnya kemitraan strategis Indonesia-Singapura di tengah dinamika keamanan regional dan global yang semakin kompleks.

Baca Juga: Wakasal Ingatkan Peran Strategis Kowal di Usia ke-63

“Kedua pihak sepakat bahwa dialog, kerja sama praktis, serta penghormatan terhadap sentralitas ASEAN merupakan kunci dalam menjaga stabilitas dan membangun keamanan kawasan,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI, Kamis (8/1).

Sejalan dengan hal tersebut, Panglima SAF Admiral Aaron Beng dan Panglima TNI menegaskan kembali bahwa Singapura dan Indonesia merupakan mitra pertahanan yang dekat dan terpercaya.

Agus Subiyanto dan Y.M. Lawrence Wong
Agus Subiyanto diterima Perdana Menteri Singapura Y.M. Lawrence Wong. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Kedua belah pihak menilai, kerja sama TNI–SAF di bidang latihan bersama, pendidikan dan pelatihan, dan dialog strategis telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan profesionalisme dan kerja sama kedua Angkatan Bersenjata.

Melalui rangkaian pertemuan tersebut, Panglima TNI menegaskan komitmen TNI untuk terus menjaga dan memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia-Singapura secara seimbang.

Baca Juga: Alumni Akabri 89 Kirim Bantuan Pokok dan Perlengkapan Darurat ke Sumatra

“Serta dilandasi prinsip saling menghormati kedaulatan dan kepentingan nasional masing-masing negara, demi perdamaian dan stabilitas kawasan Asia Tenggara,” tulis Puspen TNI.

Dalam rangkaian kunjungan itu, Panglima Agus juga menerima penganugerahan Distinguished Service Order (DSO) dari Presiden Singapura Y.M. Tharman Shanmugaratnam dalam sebuah upacara kehormatan yang berlangsung di kantor Kementerian Pertahanan Singapura.

Penganugerahan DSO merupakan bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan Singapura kepada tokoh militer asing atas kontribusi dan jasa luar biasa dalam memperkuat hubungan pertahanan serta kerja sama militer dengan Singapura. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.