HANKAM

Panglima TNI: Standarisasi Pasukan Pemukul Akan Terus Ditingkatkan

TNI
Ilustrasi latihan TNI. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan akan terus meningkatkan standarisasi pasukan pemukul yang ada di TNI agar mempunyai kapabilitas yang handal disetiap medan pertempuran.

Menurut Agus, TNI yang profesional yang ingin diwujudkan adalah sesuai visi PRIMA dengan memastikan para prajurit terlatih dengan baik (well-trained) dan dilengkapi alutsista modern (well-equipped).

Baca Juga: Bakamla Geledah Kapal Tambang Pasir Ilegal di Perairan Karimun

"Saya juga sangat yakin bahwa modal keberhasilan dalam penugasan bukan hanya tentang taktik bertempur, akan tetapi konsistensi dalam membangun militansi prajurit akan sangat menentukan keselamatan dan kemenangan dalam pertempuran," kata Agus seperti dikutip dari postingan instagram @91agussubiyanto.

Untuk diketahui salah satu pasukan yang ada di TNI yaitu Komando dan pengendalian (kodal) Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI.

Baca Juga: Terima Kunjungan Delegasi HIANG, Muspusdirla Unjuk Koleksi hingga Sejarah Perkembangan TNI AU

Dilansir dari Kompas, Kodal PPRC TNI berada di bawah Divisi Infanteri 1 Kostrad, Divisi Infanteri 2 Kostrad, atau Divisi 3 Infanteri Kostrad secara bergantian. PPRC TNI ini merupakan unsur gabungan dari tiga matra, Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU) dan merupakan badan pelaksana pusat TNI di bawah langsung arahan Panglima TNI.

Nantinya, PPRC TNI dapat digunakan untuk mengatasi berbagai ancaman, antara lain gerakan separatis, pemberontakan bersenjata, aksi terorisme, pelanggaran di wilayah perbatasan, ancaman terhadap obyek vital nasional strategis, dan ancaman pembajakan, perompakan, serta penyelundupan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.