Panglima TNI Pimpin Sertijab Koorsahli, Komandan Puspom, Komandan PMPP, dan Kapusdalops

Jakarta , IDM- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) empat pejabat penting di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) Cilangkap, Jakarta Timur.
Empat Perwira Tinggi (Pati) TNI yang melakukan Sertijab adalah Komandan Pusat Misi Penjaga Perdamaian (PMPP) TNI dari Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang kepada Marsma TNI Benedictus Benny K. yang sebelumnya menjabat sebagai Wadan PMPP TNI.
Selain itu, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI dari Mayjen TNI Eddy Rate Muis kepada Laksda TNI Dr. Nazali yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal).
Kemudian, Koorsahli Panglima TNI dari Mayjen TNI Sisriadi kepada Mayjen TNI Benny Octaviar dan Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdalops) TNI dari Brigjen TNI Ferry Supriyanto kepada Kolonel Arm Bambang Eko Pratolo.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada tanggal 19 Juli lalu, Panglima TNI Marsekal TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah mengeluarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/645/VII/2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Jabatan di lingkungan TNI.
Dalam surat ketetapan Panglima TNI tersebut dijelaskan bahwa Mayjen TNI Sisriadi yang sebelumnya menjabat sebagai Koorsahli Panglima TNI ditarik menjadi Pati Mabes TNI AD karena memasuki masa pensiun. Dan posisi Koorsahli Panglima TNI digantikan oleh Mayjen TNI Benny Octaviar yang sebelumnya menjabat Pa Sahli Tk. III Bid Intekmil dan Siber Panglima TNI.
Kemudian, Danpuspom TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis juga ditarik menjadi Pati Mabes TNI AD karena memasuki masa pensiun. Hal yang sama juga dialami oleh Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang. Dia ditarik menjadi Pati Mabes TNI AD karena memasuki masa purna tugas sebagai prajurit TNI aktif dan posisinya akan digantikan oleh Marsma TNI Benedictus Benny K.
Sementara, posisi Pa Sahli Tk. III Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI yang sebelumnya ditempati oleh Brigjen TNI Ferry Supriyanto akan ditempati oleh Kolonel Arm Bambang Eko Pratolo yang sebelumnya menjabat Kadep Lingiptek Sesko TNI.
"Sebagai pejabat baru Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Benny Octaviar, Komandan Puspom TNI Laksda TNI Dr. Nazali, Komandan PMPP TNI Marsma TNI Benedictus Benny K, dan Kapusdalops TNI Kolonel Arm Bambang Eko Pratolo melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara serah terima jabatan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto," kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Rianto.
Pada kesempatan tersebut, lanjut Kolonel Edys, Panglima TNI juga memberikan cinderamata kepada Mayjen TNI Sisriadi, Mayjen TNI Eddy Rate Muis, dan Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang sebagai ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Koorsahli Panglima TNI, Komandan Puspom TNI dan Komandan PMPP TNI.
Sejumlah pejabat Mabes TNI turut hadir mendampingi Panglima TNI dalam acara tersebut, diantaranya Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, Kababinkum TNI Mayjen TNI Wahyoedho Indrajit, Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Kukuh Surya Sigit Santoso dan Wadan Puspom TNI Marsma TNI Joko Tri Kartono. (wan/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































