Panglima TNI Perkuat Kerja Sama Militer dengan Angkatan Bersenjata UEA

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melakukan kunjungan kerja ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Rabu (24/5). Penguatan kerjasama militer menjadi agenda utama pertemuan dengan Angkatan Bersenjata Persatuan Emirat Arab (PEA).
Mengutip keterangan Puspen TNI, Kamis (25/5), momen tersebut juga digunakan keduanya untuk meneken perjanjian sebagai payung hukum pelaksanaan kegiatan kerja sama militer yang tertunda selama dua tahun.
"Kunjungan Panglima TNI ini merupakan bagian diplomasi militer yang dilakukan oleh TNI kepada negara-negara sahabat dalam rangka meningkatkan kerjasama militer diantara kedua belah pihak," tulis keterangan Puspen TNI.
Kerjasama antara TNI dan Angkatan Bersenjata PEA telah dimulai sejak hubungan diplomatik kedua negara terjalin pada tahun 1976.
Baca Juga: Terbuka untuk Umum, Masyarakat Dapat Saksikan Air War Show dalam Latihan Sikatan Daya 2023
Kedua negara juga secara aktif ikut serta dalam keanggotaan dibeberapa organisasi Internasional seperti Perserikatan Bangsa - Bangsa atau United Nations, Gerakan Non-Blok (GNB) hingga Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan The Indian Ocean Naval Symposium (IONS).
Lebih lanjut, setelah penandatanganan kerja sama, hubungan bilateral keduanya diharapkan terus menguat termasuk dalam hubungan profesionalisme angkatan bersenjata kedua negara di masa yang akan datang. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































