HANKAM

Panglima TNI Minta Satgas Berikan Pelayanan Kesehatan melalui Puskesmas di Papua

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyapa Satgas TNI melalui video conference. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta agar satuan tugas (satgas) TNI di Papua, mengisi puskesmas yang sudah tidak ada lagi layanan kesehatan.

Permintaan itu diungkapkan Panglima Agus melalui video conference kegiatan bakti sosial kesehatan yang digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia, Minggu (21/9).

Baca Juga: Jenderal Maruli Jago Tembak, Pimpin Para Pati Raih Juara Pertama Kalahkan Matra Lain

Dalam kesempatan itu, Agus menyapa prajurit yang melaksanakan misi kemanusiaan di Papua.

“Permasalahan puskesmas yang sudah tidak ada lagi yankes agar diisi oleh satgas, agar puskesmas berjalan dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya yang ada di pedalaman. Lanjutkan terus, tetap faktor pengamanan dan keamanan tetap nomor satu,” kata Agus di Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

Melalui video conference, Panglima TNI melihat para prajurit TNI memberikan pelayanan kesehatan di daerah pedalaman, termasuk di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, menyalurkan sembako, serta mengoperasikan rumah sakit lapangan.

Panglima Agus juga terhubung dengan Satgas Kesehatan TNI yang tengah bertugas di Jalur Gaza, Palestina.

Baca Juga: TNI AD Gelar Persami di Sanggabuana, Diikuti 964 Siswa dari 13 Sekolah

“Terus lakukan kegiatan untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di Gaza, terutama yang ada di penampungan atau pemukiman-pemukiman sementara. Jaga kesehatan dan kami semua bangga kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang ada di daerah konflik membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa masalah,” kata Agus.

Di Gaza, Satgas Kesehatan TNI “Patriot Usada IV” terus mengulurkan tangan bagi para korban konflik. Hingga kini, lebih dari 1.600 pasien telah ditangani, sebagian besar menderita patah tulang, luka bakar, dan trauma akibat ledakan. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.