Panglima TNI ke Ketua DPRD Seluruh Indonesia: Silakan Prajurit Diajak Bangun Wilayah Bapak/Ibu

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mempersilakan pimpinan daerah untuk mengajak prajurit TNI dalam pembangunan wilayah.
Hal itu disampaikan Panglima Agus saat memberikan materi “Program dan Kebijakan TNI dalam Mendukung Asta Cita Mewujudkan Indonesia Emas 2045” ke Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Minggu (19/4).
Baca Juga: Menhan: Kita Butuh 514 Yon TP untuk Jaga Seluruh Kabupaten-Kota
Dalam paparannya, Agus menekankan bahwa TNI tidak hanya berperan menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan daerah melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
“Silakan (TNI) diajak membangun wilayah-wilayah Bapak/Ibu sekalian untuk mempercepat pembangunan di wilayah dan bisa menyejahterakan masyarakat,” kata Agus, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Senin (20/4).
Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam mendukung pembangunan daerah merupakan bagian dari operasi militer selain perang (OMSP). Salah satu peran tersebut adalah membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor.
“Ini sesuai dengan tugas TNI dalam operasi militer selain perang, salah satunya adalah membantu tugas pemerintah daerah (pemda) untuk membantu percepatan pembangunan,” ujar Agus.
Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI AD akan Naik Golongan dari Tamtama ke Bintara
Sebagai contoh, TNI terlibat dalam pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pada 3 Februari lalu, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita mengumpulkan Panglima Kodam (Pangdam), Komandan Korem (Danrem), dan Komandan Kodim (Dandim) dalam rangka percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dalam arahannya, Tandyo menekankan agar percepatan pembangunan terus dijaga melalui penguatan koordinasi lintas satuan, percepatan pelaksanaan di lapangan, serta penyelesaian kendala secara cepat dan bertanggung jawab. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































