HANKAM

Panglima TNI: Kalau Pangkat Makin Tinggi Harus Dibarengi dengan Kinerja

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengingatkan kepada para perwira tinggi (Pati) TNI untuk mempertanggungjawabkan kenaikan pangkat yang mereka terima dengan kinerja.

Hal ini dikatakannya saat menerima Laporan Korps kenaikan pangkat 22 Perwira Tinggi (Pati) TNI, bertempat di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (5/7/2024).

Baca Juga: Jaga Stabilitas Kawasan, Marinir di Pangkalan Laut Natuna Utara Lakukan Patroli

"Saya harapkan kenaikan pangkat ini harus dipertanggungjawabkan secara pribadi, jangan sampai nanti makin tinggi pangkat makin bingung apa yang akan dilakukan,” kata Panglima TNI dalam keterangannya dikutip dari Puspen TNI, Sabtu, (6/7).

Lebih lanjut orang nomor satu di TNI ini mengatakan kenaikan pangkat ini bukan hadiah yang diterima dengan biasa-biasa saja, karena banyak perwira-perwira yang berkeinginan naik pangkat atau yang alih status.

Baca Juga: Pesan KSAU kepada Sarjana Taruna AAU: Tingkatkan Kualitas Diri untuk Menghadapi Tantangan di Masa Depan

“Saya akan menunggu ide atau kinerja para perwira yang aplikatif, yang real, jangan sampai sudah pangkatnya tinggi, tapi tidak ngerti apa yang mau diperbuat,” kata Panglima TNI.

Kenaikan Pangkat 22 Pati TNI tersebut berdasarkan surat perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1150/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024 dengan rincian 11 Pati TNI AD, 4 Pati TNI AL dan 7 Pati TNI AU. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.