HANKAM

Panglima TNI: Indonesia-Pakistan Komitmen Percepat Implementasi Kerja Sama Pertahanan

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto ikut mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin kunjungan kerja ke Pakistan, Selasa (15/7/2025). (Foto: Dok. Instagram Jenderal Agus Subiyanto (@91agussubiyanto)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan bahwa Indonesia dan Pakistan berkomitmen mempercepat implementasi kerja sama pertahanan.

Hal ini dikatakan Agus setelah ikut mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke Pakistan, Selasa (15/7). Kunjungan dilakukan Menteri Pertahanan dan Panglima TNI selepas menghadiri Bastille Day di Paris, Prancis, Senin (14/7).

Tiba di Islamabad, Sjafrie dan Agus disambut oleh Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif, dan Menteri Produksi Pertahanan Muhammad Raza Hayat Harraj.

Baca Juga: Perwira TNI AL Berhasil Selesaikan Program Pelatihan Kapal Selam di Korea Selatan

Delegasi Indonesia kemudian melaksanakan pertemuan dengan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif di Islamabad.

Agus mengatakan, pertemuan tersebut menggarisbawahi hubungan bilateral historis, persaudaraan, dan persahabatan yang mengakar antara Indonesia dan Pakistan.

“Serta menegaskan kembali komitmen kuat untuk mempercepat implementasi kerja sama pertahanan, sebagai bagian dari visi bersama menuju stabilitas kawasan dan kemajuan bersama,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/7).

Baca Juga: TNI AL Minta Kopaska Siap Hadapi Pemecah Belah Indonesia

Panglima TNI mengatakan, melalui semangat persaudaraan yang telah terjalin sejak lama, Pakistan dan Indonesia sepakat memperkuat kemitraan bilateral yang saling menguntungkan di sektor perdagangan hingga produksi pertahanan.

Mengutip laman Kementerian Luar Negeri RI, hubungan bilateral Indonesia-Pakistan mempunyai landasan sejarah yang kuat. Sebelum kedua negara merdeka, kedekatan hubungan founding fathers kedua bangsa telah terjalin.

Hubungan resmi Indonesia dan Pakistan berawal ketika Konferensi Asia Afrika diselenggarakan pada tahun 1955, di mana Pakistan hadir dalam pertemuan tersebut. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.