Panglima TNI dan KSAU Terima Penghargaan Tertinggi Angkatan Tentera Malaysia, Dinilai Berjasa Perkuat Kerja Sama Militer

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono menerima Darjah Panglima Gagah Angkatan Tentera (PGAT) Kehormatan, penghargaan tertinggi dari Angkatan Tentera Malaysia (ATM).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Yang di-Pertuan Agong Malaysia, Sultan Ibrahim, dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (15/10) waktu setempat.
Baca Juga: Kemhan Rumuskan Strategi Pembangunan Papua lewat Keamanan dan Partisipasi Masyarakat
Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kepemimpinan Jenderal Agus Subiyanto dan Marsekal Mohamad Tonny dalam mempererat hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Malaysia.
“Serta menjadi simbol penghargaan dalam memperkuat stabilitas di kawasan Asia Tenggara,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI, Kamis (16/10).
Baca Juga: Kampung Soanggama Kondusif, TNI Ambil Alih Markas OPM
Penghargaan serupa juga diberikan kepada pimpinan tertinggi militer negara sahabat lain, seperti Kepala Staf Angkatan Darat Kamboja General Mao Sophan dan Kepala Staf Angkatan Udara Singapura (RSAF) Major General Kelvin Fan Sui Siong.
Angkatan Tentera Malaysia menyatakan, penganugerahan kepada para pemimpin militer negara sahabat melambangkan hubungan diplomasi pertahanan yang terus diperkuat melalui kerja sama ketentaraan serantau dan antarabangsa. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































