HANKAM

Panglima TNI dan KSAD Australia Bahas Penggunaan Teknologi Canggih hingga Pengembangan Intelijen

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Australia Letnan Jenderal Simon Stuart di Markas Besar TNI. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan Chief of The Australian Army atau Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Australia Letnan Jenderal Simon Stuart di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (8/9).

Kunjungan tersebut diawali dengan peletakan karangan bunga di Monumen Perjuangan NKRI, jajar kehormatan, dan upacara penyambutan.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, Agus dan Simon Stuart membahas berbagai isu strategis, antara lain mengenai peran Indonesia di kawasan Indo-Pasifik dan kepercayaan negara-negara kawasan terhadap posisi Indonesia yang strategis guna menjaga keamanan regional.

Baca Juga: AACC ke-22, KSAU Soroti Pentingnya Kerja Sama Kawasan yang Inklusif dan Berkelanjutan

“Pertemuan tersebut juga membahas peningkatan penggunaan teknologi canggih dalam latihan militer, termasuk penggunaan drone dan pengembangan kemampuan intelijen, serta penguatan siber guna menghadapi ancaman keamanan yang semakin kompleks di era digital,” kata Freddy, dikutip dari siaran pers Puspen TNI, Selasa (9/8).

Dalam pertemuan itu, Panglima TNI turut mengulas beberapa program latihan bersama antara militer Indonesia dan Australia yang sudah berjalan, seperti latihan militer Keris Woomera dan Trisula Wyvern.

jajar kehormatan
Simon Stuart disambut lewat jajar kehormatan. (Foto: Dok. Puspen TNI

“Latihan-latihan ini tidak hanya mempererat hubungan kerja sama, tetapi juga meningkatkan kemampuan Angkatan Darat kedua belah negara,” kata Kapuspen TNI.

Baca Juga: 13 Jabatan Strategis di TNI AD Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

Puspen TNI menyatakan, kunjungan kehormatan Letjen Simon Stuart tersebut menegaskan hubungan strategis antara TNI dan Angkatan Darat Australia, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi keamanan dan kemakmuran di kawasan.

Pertemuan itu juga menjadi momentum penting dalam memperkuat diplomasi pertahanan dan memperluas ruang kerja sama militer di tengah perubahan geopolitik global.

Pada hari yang sama, Simon Stuart juga mengunjungi Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto dan Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.