HANKAM

Panglima TNI: 79 Tahun Pengabdian Bukanlah Waktu yang Singkat

Panglima TNI bersama Presiden Jokowi dan Kapolri
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Presiden Joko Widodo dan Kapolri.(Foto: Dok. Instagram @91agussubiyanto)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan momentum HUT ke-79 TNI tanggal 5 Oktober 2024 mendatang adalah perjalanan pengabdian TNI yang dilalui bukan dalam waktu yang singkat.

Menurutnya TNI melalui sebuah perjalanan panjang dalam menjaga kedaulatan negara, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dari segala ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa.

Baca Juga: TNI AL Kerahkan Ratusan Alutsista, Ada Rudal hingga Roket di HUT Ke-79 TNI

"Sejarah panjang kontribusi TNI bukanlah hanya melalui operasi militer untuk perang saja, tapi juga dalam operasi militer selain perang. seperti penanggulangan bencana alam, pemberian bantuan kemanusiaan, pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan, membantu tugas pemerintahan di daerah, membantu kepolisian negara republik Indonesia, serta tugas-tugas operasi militer selain perang lainnya," kata Agus yang dikutip dalam postingan instagramnya @91agussubiyanto, momentum pengucapan HUT ke-79 TNI, Rabu, (2/10).

Lanjutnya bahwa dalam menjalani pengabdian selama ini menjadikan suatu tantangan tugas yang menuntut kita harus bekerja keras dan tanpa pamrih.

"Saya bangga sampai dengan saat ini kepercayaan masyarakat terhadap TNI terus terjaga. Hal itu merupakan bukti nyata atas pengabdian dan kerja keras prajurit TNI serta kemanunggalan TNI dengan semua komponen masyarakat dan sinergitas TNI-Polri yang selalu terjaga," kata Agus.

Baca Juga: Ribuan Prajurit TNI AD Akan Dikirim ke Amole Papua

Ia pun berharap kepercayaan ini terus terjaga, dengan terus meningkatkan profesionalisme, responsif, integratif, modern, dan adaptif di tengah kondisi geopolitik dunia yang semakin dinamis dengan perubahan yang sangat cepat.

"Saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian seluruh anggota TNI yang menjadi benteng terdepan pertahanan negara yang menjadi kekuatan pelindung rakyat serta menjadi perisai penjaga NKRI. Kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sangat saya cintai atas nama seluruh keluarga besar TNI, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan, dukungan dan kebersamaannya, sehingga TNI mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan negara kepada TNI. TNI berasal dari rakyat, berjuang bersama-sama rakyat, dan demi kepentingan rakyat," kata Agus. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.