Panglima Kostrad Ingatkan Prajurit Pegang Teguh Jati Diri TNI

Jakarta, IDM – Saat ini, dinamika global semakin dinamis hingga munculnya berbagai tantangan yang berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, para prajurit Kostrad diminta menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat mental juang.
Pesan tersebut disampaikan Panglima Kostrad, Letjen TNI Mohammad Fadjar, saat memimpin upacara 17-an bulan Juni, di Makostrad, Jakarta, Rabu (17/6).
“Kostrad harus tetap menjadi garda terdepan yang tangguh, profesional, serta selalu siap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” pesan Pangkostrad.
Baca Juga: Pertama Kali, Kapal Perang Kerajaan Inggris HMS Tamar Bersandar di Jakarta
Ia mengingatkan, agar seluruh prajurit memegang teguh jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.
Selain itu, Pangkostrad juga meminta untuk menjadikan 6 Perintah Harian Kostrad, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, serta Panca Prasetya Korpri sebagai landasan moral dan pedoman dalam pengabdian.
Kepada seluruh prajurit dan ASN di lingkungan Kostrad, Fadjar turut memberikan apresiasi dan penghargaan atas loyalitas, dedikasi, serta integritas yang telah diberikan untuk kemajuan satuan.
Baca Juga: Kopaska dan Pasukan Elite PASKAL Malaysia Latihan Tempur di Laut Jawa
“Kepada seluruh keluarga Kostrad untuk terus menjaga kehormatan diri, keluarga dan satuan, serta mengabdikan diri dengan tulus, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” kata Panglima Kostrad.
Upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian prajurit serta memperkuat disiplin, loyalitas dan profesionalitas.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































