Panglima Korpasgat Tekankan Profesionalisme dan Disiplin kepada Prajurit Jelang Penugasan di Perbatasan RI-PNG

Jakarta, IDM – Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) Marsdya TNI Deny Muis menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, serta loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh prajurit Korpasgat.
Baca Juga: Sertijab Komandan KRI dr Soeharso-990, Dansatban Ingatkan Perkembangan Lingstra yang Makin Kompleks
Penekanan tersebut disampaikan Panglima Korpasgat saat memberi pengarahan kepada prajurit yang akan melaksanakan tugas di wilayah perbatasan RI-PNG di Gedung Balai Prajurit Wiriadinata Korpasgat, Senin (6/4).
“Penugasan di wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri, baik dari segi medan, kondisi cuaca, maupun potensi kerawanan yang dapat terjadi. Oleh karena itu, seluruh prajurit diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat serta menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin timbul,” tegas Marsdya TNI Deny dikutip dari laman tni-au.mil.id, Selasa (7/4).

Panglima Korpasgat juga mengingatkan pentingnya pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan masyarakat di tempat penugasan sebagai kunci dalam menciptakan situasi yang aman serta kondusif.
Baca Juga: Marinir Siapkan Tenaga Pelatih Komcad ASN Matra Laut
“Jaga nama baik satuan dan TNI Angkatan Udara serta jalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah penugasan,” tegas Deny Muis.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































