Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia Tinjau Fasilitas PT Pindad

Bandung, IDM - Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) Jeneral Tan Sri Dato' Sri Haji Affendi Bin Buang didampingi Panglima TNI Republik Indonesia Jenderal TNI Andika Perkasa melaksanakan kunjungan kerja ke PT Pindad pada Kamis, 23 Juni 2022.
Kehadiran Panglima Angkatan Tentera Malaysia, Panglima TNI RI disambut langsung oleh Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose. .
Dalam sambutannya, Panglima ATM Jeneral Tan Sri Dato’ Sri Hadji Affendi mengungkapkan bahwa kemajuan dan struktur di PT Pindad jauh lebih baik dari Malaysia sehingga Malaysia harus bisa belajar hal tersebut dari PT Pindad.
“Industri pertahanan Indonesia kini menjadi lebih maju, dan seharusnya Indonesia bangga akan hal itu, serta kerjasama antar kedua negara ini menjadi salah satu hal yang dapat kita lakukan bersama. Kita sebagai industri pertahanan Indonesia dan Malaysia harus bisa melihat satu sama lain bukan sebagai kompetitor melainkan sebagai pihak yang saling melengkapi. Saya berharap kerjasama antara kedua negara ini harus berjalan demi Industri Pertahanan yang lebih baik di kedua belah negara” ujar Affendi.
Sementara itu, Jenderal TNI Andika Perkasa dalam sambutannya menyampaikan PT Pindad agar menyambut usulan kerja sama dari Panglima ATM dan menekankan bahwa tidak ada satu Negara pun di Dunia yang bisa mengerjakan atau memproduksi semua hal sendiri.

“Saya rasa jajaran Direksi PT Pindad harus menanggapi usulan Jeneral Affendi dengan serius karena dengan semakin banyak kerjasama yang terjalin akan semakin baik dan efisien. Dalam hal kerjasama, kita bisa mendapatkan additional resources dari luar Indonesia. Jika nanti saya melaksanakan kunjungan ke Malaysia, saya ingin melihat dan mengunjungi innovation center dan industri pertahanannya untuk melihat peluang kerja sama yang dapat kita lakukan bersama.” jelas Andika.
Dirut PT Pindad, Abraham Mose mengungkapkan rasa bangganya karena Panglima Angkatan Tentera Malaysia dan Panglima TNI mengunjungi perusahaan. Beliau juga menyambut baik potensi kerja sama yang dapat dilakukan dengan Malaysia.
“Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami industri pertahanan dalam negeri, PT Pindad menerima kunjungan Panglima Angkatan Tentera Malaysia dan Panglima TNI. Ke depan, kami siap mendukung program - program pemerintah dalam upaya membangun kemandirian alpahankam, juga mendukung pembangunan Negeri yang terus berjalan. Peluang kerjasama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri, juga selalu kami sambut dengan tangan terbuka. Terutama dengan saudara serumpun kami Malaysia, yang selalu dekat bukan hanya perkara letak geografis, namun juga dekat di hati kami semua.” ujar Abraham Mose. (GIN)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































