Panglima Agus Tinjau Mesin Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan di Mabes TNI

Jakarta, IDM – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto meninjau operasional mesin olah runtah (motah) atau mesin pengolahan sampah di Mabes TNI, Jakarta, Kamis (6/3).
Agus menilai kehadiran mesin yang mampu mengolah sampah hingga 8 ton per hari tanpa bahan bakar tambahan ini sebagai inovasi pengolahan sampah ramah lingkungan di lingkungan Mabes TNI.
Baca Juga: Lanal Banyuwangi Tangkap Pelaku Illegal Fishing di Perairan Pulau Tabuhan
Selain mengurangi pencemaran, abu sisa pembakaran sampah dari mesin dapat dimanfaatkan kembali. Residu organik yang tersisa dari pembakaran juga berpotensi menjadi media tanam alternatif.
Kehadiran teknologi ini merupakan bentuk komitmen TNI menjaga lingkungan. "Teknologi ini diharapkan menjadi solusi efektif bagi pengelolaan sampah di Mabes TNI sekaligus mendukung pelestarian lingkungan secara berkelanjutan," tulis rilis Puspen TNI, dikutip Sabtu (8/3).
Baca Juga: TNI AL Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Nelayan di Perairan Jambi
Selain itu, Agus berharap langkah ini bisa menjadi contoh satuan di jajaran TNI untuk mendukung kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
"Pengelolaan sampah diharapkan menjadi lebih efisien, menciptakan lingkungan yang lebih bersih, serta menjadi contoh bagi satuan jajaran TNI maupun masyarakat dalam penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan," tambah keterangan tersebut. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































