HANKAM

Pangkostrad Tutup Latma Safkar Indopura ke-36

Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Hasan
Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Hasan (kanan) bersama Panglima Divisi 3 Angkatan Darat Singapura Brigjen Cai Dexian (kiri) saat menutup latihan bersama Safkar Indopura di Yonif 411 Kostrad, Salatiga, Jawa Tengah, Rabu (11/9). (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Hasan bersama Panglima Divisi 3 Angkatan Darat Singapura Brigjen Cai Dexian menutup latihan bersama (latma) Safkar Indopura ke-36 di Salatiga, Rabu (11/9).

Latihan Bersama Safkar Indopura tahun 2024 yang merupakan latihan antara Yonif 411 Pandawa 6/2 Kostrad mewakili TNI AD dengan pasukan AD Singapura telah dilaksanakan dengan aman dan lancar sesuai dengan sasaran latihan yang telah ditentukan.

Baca Juga: Selain PPA Italia, TNI AL Akan Diperkuat Fregat Turki

Hasan mengatakan, latihan bersama Safkar Indopura ini merupakan wujud dari komitmen Singapura dan Indonesia dalam rangka menjalin dan meningkatkan hubungan kerja sama antar Angkatan Darat yang telah dimulai sejak tahun 1989 dan dilaksanakan secara bergantian setiap tahun.

“Latihan bersama ini selain merupakan cara untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan profesionalisme prajurit, juga sebagai sarana untuk meningkatkan kerjasama dan jalinan persahabatan antara Angkatan Darat,” kata Hasan.

Dengan berakhirnya kegiatan latihan ini, Pangkostrad mewakili Kepala Staf Angkatan Darat menyampaikan selamat kepada seluruh peserta latihan yang telah berhasil melaksanakan latihan dengan baik dan aman, serta mencapai sasaran yang diharapkan.

Baca Juga: Butuh Kapal Berkemampuan “Ocean Going”, KSAL: Kepikiran LHD

“Namun demikian, harus dilaksanakan evaluasi secara cermat terhadap semua tahapan pelaksanaan latihan, sehingga berbagai hambatan dan kendala yang dihadapi dapat menjadi masukan yang penting bagi perbaikan latihan serupa di masa yang akan datang,” pesannya.

Untuk itu, ia memberikan penghargaan kepada seluruh delegasi AD Singapura atas kerja samanya selama ini dan berharap agar hubungan baik yang telah dibangun dengan solid dapat ditingkatkan dan dikembangkan di masa mendatang. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.