Pangkostrad dan 11 Perwira Tinggi TNI Terima Brevet Kehormatan Taipur

Jakarta, IDM – Panglima Kostrad (Pangkostrad), Letjen TNI Mohamad Hasan menutup latihan pembentukan Taipur X Kostrad di daerah latihan Kostrad, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (15/10).
Hasan menekankan, kesiapan para prajurit Taipur sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara sangat penting dan krusial. Apalagi, seluruh personel Taipur telah disiapkan dalam melaksanakan tugas-tugas berat seperti operasi lawan gerilya, pertempuran jarak dekat dan tugas intelijen tempur.
“Prajurit Taipur harus siap menghadapi tantangan di medan operasi yang bervariasi, baik di rawa, laut, hutan, gunung maupun perkotaan,” ujar Hasan dalam rilis yang diterima Rabu (16/10).
Baca Juga: Sebanyak 450 Atlet dari 21 Negara Ikuti Kejuaraan Taekwondo Piala KSAD
Berdasarkan informasi yang diterima, para prajurit Taipur menjalani latihan intensif selama 29 minggu. Pangkostrad berharap agar seluruh prajurit yang telah menyelesaikan latihan ini senantiasa memelihara dan mengembangkan kemampuan yang mereka peroleh.
"Prajurit Taipur merupakan kebanggaan Kostrad dan harus selalu siap kapanpun dan di manapun ditugaskan untuk menjaga kehormatan Kostrad dengan meraih keberhasilan dalam setiap penugasan," ucap Hasan.
Selain menutup pembentukan Taipur X, Pangkostrad bersama 11 perwira tinggi juga menerima penyematan Brevet Kehormatan Taipur yang menandai bergabungnya mereka ke dalam Keluarga Besar Prajurit Pengintai Tempur (Taipur) Kostrad.
Baca Juga: Gunakan Kompas Bawah Air, Kopaska Latih Selam Tempur di Perairan Papua
Tradisi ini melambangkan penerimaan dan pengukuhan perwira-perwira tersebut sebagai bagian dari pasukan elite yang memiliki tugas khusus di medan pertempuran.
11 Perwira Tinggi yang menerima penyematan Brevet Kehormatan Taipur di antaranya Brigjen TNI Hamim Tohari, Brigjen TNI Maychel Asmi, Brigjen TNI Andre Julian, Brigjen TNI Esy Suharto, Brigjen TNI Purmanto, Brigjen TNI Subagiyo, Brigjen TNI Indra Heri, Brigjen TNI Wulang Nur, Brigjen TNI Dedi Prihatmojo, Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan dan Laksma TNI Baroyo Eko Basuki.
Atas disematkannya brevet tersebut, Hasan mengucapkan selamat bergabung dan berharap agar melalui kegiatan ini dapat memperkuat semangat kebersamaan, jiwa korsa dan soliditas di antara prajurit Taipur. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































