Pangkosek I Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Muda, Ingin Medan jadi Barometer

Jakarta, IDM – Panglima Komando Sektor (Kosek) I Marsma TNI Imam Subekti menggelar turnamen sepak bola Patriot U-15 Torganda Football Tournament 2025.
Turnamen tersebut resmi berakhir dengan ditutup laga final antara SSB Garuda Deli Sampali melawan SSB Taruna Satria, yang dimenangkan Garuda Deli Sampali dengan skor tipis 1–0 di Lapangan Sepak Bola Makosek I Medan, Minggu (19/10).
Turnamen yang dibuka sejak 13 Oktober 2025 ini diikuti 30 tim kesebelasan dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Baca Juga: Skadron Udara 11 Paparkan Kesiapan Operasional Pesawat Su 27/30 kepada Menhan Sjafrie
Kegiatan digelar masih dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia yang jatuh pada 5 Oktober lalu.
Marsma Imam Subekti pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pemain yang telah mempertontonkan pertandingan penuh semangat dan menghibur.

“Ajang ini tidak semata mencari pemenang, tetapi juga menumbuhkan jiwa sportivitas, semangat juang, disiplin, dan persaudaraan di kalangan anak muda, yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan TNI,” tutur Panglima Kosek I dalam keterangan tertulis, Selasa (21/10).
Baca Juga: Alih Kepemimpinan, Danlanud Abdulrachman Saleh Pimpin Sertijab Komandan Wing 2
Dengan turnamen usia muda, Imam berharap Medan dan Sumatera Utara dapat menjadi barometer perkembangan sepak bola di Sumatera.
“Serta kembali melahirkan pesepak bola tangguh yang mampu mengharumkan nama PSMS Medan dan Timnas Indonesia di kancah internasional,” kata Imam.
Panglima Kosek I turut menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan dan berbagai pihak seperti Dirut PT. Torganda, pimpinan Bank Mandiri Regional I Sumut, Dirut PT. Inalum, hingga Bank BRI yang telah memberikan dukungan.
Baca Juga: Penghargaan Negara untuk Lettu Inf (Anumerta) Fauzi Ahmad Zulkarnaen
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Danlanud Soewondo, Danbrigade Parako 3 Korpasgat, Danyon 469 Korpasgat, dan pejabat utama TNI AU wilayah Medan.
Sementara itu, Wali Kota Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi kepada Panglima Kosek I dan panitia atas terselenggaranya turnamen bergengsi di Kota Medan.
“Dari pertandingan ini, yang terpenting bagaimana membangun sportivitas melalui kegiatan-kegiatan positif untuk anak-anak kita ke depan,” kata Rico. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































