Pangkohanudnas Ungkap Penekanan Presiden Prabowo dalam Taklimat ke 800 Pati TNI-Polri di Istana

Jakarta, IDM – Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsdya TNI Andyawan Martono Putra mengungkap penekanan yang diberikan Presiden Prabowo Subianto dalam taklimat Presiden RI ke 800 perwira tinggi (pati) TNI-Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10) lalu.
Sehari setelah taklimat tersebut, Andyawan mengumpulkan para pejabat Kohanudnas dalam rapat staf di Ruang Rapat Markas Kohanudnas (Makohanudnas), Jakarta, Kamis (8/10).
Dalam taklimat tersebut, Pangkohanudnas menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Baca Juga:
Presiden Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia lahir dari kesepakatan kebangsaan yang menyatukan keberagaman dalam satu cita-cita bernegara.
“Kesadaran tersebut perlu menjadi landasan para perwira dalam menjalankan tugas sekaligus menghindari ego sektoral,” kata Andyawan, dikutip dari keterangan Penerangan Kohanudnas, Senin (12/10).
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa menjaga ketahanan dan keberlangsungan bangsa merupakan tanggung jawab bersama. Dalam kaitan tersebut, keamanan ekonomi menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan kepentingan dan ketahanan nasional.
“Sebagai bagian dari TNI yang mengemban tugas pertahanan udara, Kohanudnas perlu terus mendukung kebijakan nasional sesuai tugas dan kewenangannya melalui kesiapan serta keterpaduan kemampuan dalam menjaga kepentingan strategis negara,” tutur Pangkohanudnas.
Baca Juga:
Kepada jajaran, Pangkohanudnas juga menekankan pentingnya para perwira terus mempelajari strategi, perkembangan lingkungan strategis, dan sejarah untuk menjaga ketajaman pola pikir serta mampu mengantisipasi berbagai perkembangan yang berpotensi merugikan bangsa dan negara.
Para perwira dituntut memiliki keberanian, ketegasan, kecerdasan dan kesungguhan dalam melaksanakan tugas.
“Pangkat dan kewenangan yang diberikan negara membawa tanggung jawab besar dan harus diwujudkan melalui keteladanan dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Andyawan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































