Pangkogabwilhan II Tinjau Marinir Penjaga Perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Ambalat

Jakarta, IDM – Satgas Marinir Pengaman Ambalat XXX menerima kunjungan kerja Pangkogabwilhan II Marsdya M Khairil Lubis di Desa Tanjung Aru, Sebatik Timur, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (13/7).
Dikutip dari keterangan Pasmar 2, kedatangan Pangkogabwilhan II beserta rombongan di Markas Komando Taktis (Kotis) Satgas Marinir Pengamanan Ambalat tersebut disambut langsung oleh Komandan Satgas Kapten (Mar) Oki Prabowo.
Baca Juga: Kerahkan Helikopter Caracal, TNI AU-RSAF Berkolaborasi dalam Operasi SAR Tempur dan Penembakan
Pada kesempatan tersebut, Oki secara rinci menyampaikan paparan penugasan yang sudah berjalan dan akan berlanjut selama setahun ke depan kepada Pangkogabwilhan II.

Selain itu, Oki juga memaparkan tentang kinerja Satgas Marinir Pengamanan Ambalat XXX dalam tugas pokok di bidang operasi dengan melaksanakan pemantauan, pengawasan, pengamanan, dan menjaga wilayah perbatasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.
Pangkogabwilhan II menyampaikan kunjungan kerja ini dalam rangka meninjau satgas keamanan di wilayah perbatasan negara.
Baca Juga: TNI Buka Jalur Menuju Makam Cut Meutia Setelah Belasan Tahun Tertutup
"Setiap melaksanakan kegiatan, selalu berkoordinasi dengan satuan kerja TNI di lingkungan penugasan yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia," kata Khairil.
"Selalu menjaga kesehatan, moral, dan tetap semangat dalam melaksanakan tugas," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































