Pangkodau I Beri Penghargaan kepada 9 Prajurit Lanud Supadio

Jakarta, IDM – Setelah berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba di Bandara Internasional Supadio, seorang prajurit Lanud Supadio menerima piagam penghargaan dari Panglima Komando Daerah Angkatan Udara (Pangkodau) I, Marsda TNI Muzafar.
Kesembilan prajurit penerima penghargaan adalah Serka Dadang Gunawan, Serka Damar Subawanto, Serka Saifurrijal Fauzi, Sertu Andi Nurcahyono, Serda Johannes J.W. Lumban Gaol, Serda M. Ferdiansyah, Serda M. Irkam, Pratu Andika Prasetya, dan Pratu Martino Bachtiar R.P.
Melalui video conference, Muzafar menyampaikan apresiasi kepada para prajurit yang dinilai profesional, berdedikasi, dan sigap dalam menjalankan tugas.
“Keberhasilan ini menunjukkan betapa solidnya sinergi antara personel TNI AU dan petugas Avsec bandara dalam menjaga keamanan. Ribuan gram sabu-sabu, pil inex, ganja, hingga satwa dilindungi seperti kuda laut berhasil diamankan,” ungkap Muzafar.
Pada kesempatan yang sama, Danlanud Supadio, Marsma TNI Sidik Setiyono juga menyampaikan rasa bangganya atas prestasi tersebut.
Baca Juga: Latihan Gabungan Super Garuda Shield 2025 Diikuti 6.501 Personel dari 13 Negara
“Keberhasilan prajuritnya merupakan wujud kesigapan dan loyalitas dalam mengemban tugas, sekaligus menjadi teladan bagi seluruh personel Lanud Supadio untuk terus berkarya demi kejayaan bangsa dan TNI Angkatan Udara,” ujar Danlanud dalam rilis yang diterima, Senin (25/8).
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan para prajurit TNI AU jajaran Kodau I yang menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dan obat-obatan terlarang di berbagai titik strategis. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































