Pangkoarmada III Serahkan Jabatan Komandan Satuan Kapal Cepat kepada Kolonel Laut Mandri Kartono

Jakarta, IDM – Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada III di Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (24/7).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, pergantian komandan tersebut diserahkan kepada Kolonel Laut (P) Mandri Kartono dari yang sebelumnya dijabat oleh Kolonel Laut (P) Hananto Dwi P.
Baca Juga: Pemerintah Rencanakan Bangun Rest Area di Tengah Laut, Ajak TNI AL
Hersan menyampaikan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan personel dengan memberikan kesempatan dan peluang bagi para personel mewujudkan konsep serta ide-ide kreatif untuk kinerja organisasi yang lebih baik.
"Pergantian pejabat komandan satuan diharapkan dapat memberikan warna baru dalam peningkatan manajemen organisasi dan untuk mampu menjawab dinamika penugasan tinggi dalam menghadapi tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks," ujar Hersan.
Hersan pun mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pejabat lama atas segala dedikasi yang tinggi yang telah dicurahkan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab dalam meningkatkan kinerja satuan kapal cepat Koarmada III.
Baca Juga: Komandan Puspernebal Tinjau Kesiapan Demo Udara Pesawat Beechcraft G-36 Bonanza
"Selamat atas kepercayaan dan amanah dari pimpinan TNI AL, sekaligus suatu kehormatan dan kebanggaan yang harus dijaga untuk memimpin Satuan Kapal Cepat Koarmada III," kata Hersan.
"Diharapkan dengan bekal pengalaman kedinasan sebelumnya akan mampu membawa perubahan demi kemajuan organisasi," pungkasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































