HANKAM

Pangkoarmada III Cek Tiga KRI yang Tengah Diperbaiki di Surabaya

Pangkoarmada III Laksamana Muda Dato Rusman
Pangkoarmada III Laksamana Muda Dato Rusman saat meninjau KRI Fatahillah-361 yang sedang menjalani perbaikan di Surabaya, Rabu (5/11). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM – Panglima Komando Armada III (Pangkoarmada) III Laksamana Muda Dato Rusman meninjau langsung tiga kapal perang yang sedang menjalani perbaikan di Surabaya, Rabu (5/11). Ketiga kapal itu adalah KRI Fatahillah-361, KRI Malahayati-362, dan KRI Teluk Lada-521.

Dalam peninjauan tersebut, Dato Rusman menerima laporan dari para komandan kapal perang sebelum memeriksa kondisi kapal, fasilitas teknis, serta kesiapan material pendukung di masing-masing unsur.

Baca Juga: Pangkoarmada II Terima Utusan Presiden Rusia, Bahas Pendidikan Militer dan Teknologi Pertahanan

KRI Fatahillah-361 dan KRI Malahayati-362 merupakan kapal korvet kelas Fatahillah buatan Belanda yang digunakan sebagai kapal tempur pengawal laut. Keduanya kini sedang menjalani modernisasi sistem senjata, sensor, dan combat management system (CMS) agar tetap andal dalam operasi modern.

Sementara KRI Teluk Lada-521 adalah kapal angkut tank (Landing Ship Tank) buatan dalam negeri yang berfungsi membawa pasukan serta perlengkapan berat dalam operasi amfibi.

Perbaikan ketiga kapal ini termasuk dalam program refurbishment 41 kapal perang TNI AL, yaitu program peremajaan dan peningkatan kemampuan armada yang dijalankan Kementerian Pertahanan bersama TNI AL. Sebagian besar pengerjaan dilakukan oleh galangan dalam negeri, termasuk PT PAL Indonesia di Surabaya.

Baca Juga: Di Hadapan Timwas DPR, Asrenum Panglima Jelaskan Keterlibatan TNI dalam Penanggulangan Bencana

“Proses perbaikan dan modernisasi ini penting untuk memastikan kesiapan operasional setiap unsur KRI di jajaran Koarmada III. Kita ingin semua kapal siap operasional kapan pun dibutuhkan,” ujar Dato Rusman, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Kamis (6/11).

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan semangat prajurit dalam menjaga kesiapan kapal. “Tetap semangat dan terus berlatih agar profesionalisme tetap terjaga. Kebanggaan menjadi pengawak KRI harus diwujudkan dalam kinerja terbaik,” imbuhnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.