Pangkoarmada I Matangkan Kesiapan KRI Bung Tomo di Latma MILAN 2026

Jakarta, IDM – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda Haris Bima Bayuseto mematangkan kesiapan KRI Bung Tomo-357 menjelang keterlibatan Indonesia dalam latihan bersama MILAN 2026 yang akan digelar di Visakhapatnam, India.
Pemantapan dilakukan saat Haris menerima paparan rencana garis besar latihan bersama MILAN 2026 di Markas Komando Koarmada I, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Selasa (13/1). Paparan disampaikan oleh Komandan KRI Bung Tomo-357 Letkol Laut (P) Riyanto Agus, meliputi konsep latihan, tahapan kegiatan, kesiapan unsur, hingga mekanisme koordinasi antarsatuan.
“Diharapkan seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman yang sama sehingga latihan dapat terlaksana secara efektif, terkoordinasi, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” jelas Haris, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada I, Kamis (15/1).
Baca Juga: TNI AL Kerahkan KRI Dorang-874, Siap Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Halmahera Utara
Latihan bersama MILAN 2026 akan berlangsung pada 15–25 Februari, diikuti oleh puluhan angkatan laut dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Rusia, Jepang, Australia, serta negara-negara di kawasan ASEAN. Indonesia melalui TNI AL, menjadi salah satu peserta aktif dalam latihan yang digelar dua tahunan oleh Angkatan Laut India tersebut.
Pelaksanaan latihan di bawah kendali Komando Armada Timur Angkatan Laut India ini akan terbagi dalam dua fase utama, yakni fase pangkalan yang meliputi seminar profesional, lokakarya (workshop), pertukaran budaya, dan konferensi perencanaan.
Kemudian, fase pangkalan berisi latihan operasi gabungan di laut. Pada fase ini, peserta akan melaksanakan berbagai skenario latihan strategis, seperti operasi antikapal selam (ASW), pertahanan udara, pengawasan wilayah maritim (MDA), pencarian dan pertolongan (SAR), serta manuver armada gabungan.
Baca Juga: Dubes Inggris Temui Menhan Sjafrie, Bahas Rencana Kunjungan Presiden Prabowo dan MPP
Latihan MILAN pertama kali digelar oleh Angkatan Laut India pada 1995 dan diselenggarakan secara berkala sebagai forum latihan serta kerja sama maritim internasional. TNI AL tercatat telah terlibat sejak edisi perdana bersama Singapura, Sri Lanka, dan Thailand.
Seiring waktu, MILAN berkembang menjadi salah satu latihan laut multinasional terbesar di kawasan Indo-Pasifik. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































