HANKAM

Pangdivif 3 Kostrad Lepas Keberangkatan Satgas pamtas Mobile yonif Para Raider

Pangdivif 3 Kostrad Lepas Keberangkatan Satgas pamtas Mobile yonif Para Raider
Dok. Puspen TNI

Makassar, IDM - Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayjen TNI KuntoArief Wibowo, S.I.P. memimpin Upacara Pemberangkatan 380 Prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas Mobile wilayah Papua Yonif PR 431/3/3 Kostrad TA. 2021 dibawah pimpinan Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval yang bertempat di Landasan Udara Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (26/9/2021).

Acara diawali Penghormatan kepada Inspektur Upacara(Irup) dalam hal ini Pangdivif 3 Kostrad selanjutnya pemeriksaan pasukan dilanjutkan amanat serta pembacaan Do'a, diakhiri ucapan selamat kepada Para Prajurit Satgas Pamtas Mobile wilayah Papua Yonif PR 431/3/3 Kostrad TA. 2021 oleh Pangdivif 3 Kostrad diikuti seluruh tamu undangan yang hadir.

Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad dalam amanatnya menyampaikan bahwa," atas nama Komando danpribadi mengucapkan “Selamat" atas terpilihnya Prajurit Yonif Para Raider 431/3/3 Kostrad sebagai Satuan tugas pengamanan perbatasan mobile di wilayah Papua selama kurang lebih 9 bulan ke depan.

Lebih lanjut dalam amanatnya, Panglima Divif 3 Kostrad menegaskan bahwa sebagai kekuatan inti pertahananTNI selalu dituntut kesiapannya untuk mengamankan wilayah NKRI.

Prajurit Kostrad harus menang dalam peperangan, senantiasa berbuat yang terbaik karena di dalam peperangan disitulah kepemimpinan kita diuji, teknik dan taktik bertempur serta mental dan prsikology prajurit turut diuji.

Untuk itu, saya berharap agar SatgasYonif Para Raider 431/3/3 Kostrad dalam bertugas janganlah lupa untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, tidak boleh sombong dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar karena inilah yang menentukan keberhasilan dalam peperangan tegasnya.

Di akhir amanatnya menyampaikan, "Laksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya jaga kehormatan diri dan Satuan, nama baik Divif 3 Kostrad serta TNI-AD pada umumnya. hindari hal-hal yang mengarah kepada kesalahan prosedur, pelanggaran hukum danetika keprajuritan yang dapat menurunkan citra TNI di mata Nasional dan Internasional. (Man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.