Pangdivif 2 Pimpin Sertijab Komandan Batalyon Arhanud 2 yang Baru

Jakarta, IDM – Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Susilo, memimpin serah terima jabatan Komandan Batalyon Arhanud 2 di Yonarhanud 2, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (13/9).
Acara tersebut menandai berakhirnya masa tugas Letkol Arh Farauk Saputra sekaligus menyambut Mayor Arh Endis Fahrul Rizal yang kini ditunjuk sebagai Danyonarhanud 2/ABW/2 Kostrad.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Susilo menyampaikan apresiasi mendalam kepada Letkol Arh Farauk Saputra atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan kepada satuan.
Baca Juga: TNI AD Lantik 28.083 Prajurit Baru untuk Batalyon Teritorial Pembangunan
Ia juga menyampaikan selamat bertugas kepada Mayor Endis Fahrul Rizal dan menekankan pentingnya melanjutkan capaian positif serta mendorong inovasi demi kemajuan satuan.
“Teruslah berinovasi, tingkatkan fasilitas, kualitas sumber daya prajurit, dan kesejahteraan mereka sesuai dinamika satuan,” ujar Pangdivif dalam siaran pers yang diterima, Senin (15/9).
Pangdivif 2 juga menugaskan Danyonarhanud untuk melanjutkan capaian satuan, memperkuat profesionalisme prajurit, serta mendorong inovasi dalam sistem pertahanan udara.
Tugas ini bukan hal ringan. Arhanud 2/ABW/2 Kostrad merupakan garda depan dalam perlindungan aset strategis dan mendukung operasi tempur gabungan.
Baca Juga: KRI Mandau-621 Gelar Bakti Sosial untuk Nelayan di Pulau Sebatik
Di bawah kepemimpinannya, satuan diharapkan tidak hanya tangguh secara teknis, tetapi juga solid secara moral dan mental.
Susilo juga berpesan agar seluruh prajurit senantiasa menjaga profesionalisme, memperkuat soliditas, dan membangun moralitas yang kokoh dalam menghadapi setiap tantangan tugas.
Ia menegaskan bahwa Divif 2 Kostrad harus terus menjadi simbol kebanggaan bangsa, dicintai rakyat, disegani sahabat, dan ditakuti lawan. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































