Pangdam Udayana Puji Joni Pemanjat Tiang Bendera, Sudah Patriotisme dari Kecil

Jakarta, IDM – Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Muhammad Zamroni memuji Yohanes Ande Kalla alias Joni pemanjat tiang yang viral di tahun 2018 dan kini resmi lulus prajurit Bintara TNI AD.
Menurut Zamroni, sejak kecil jiwa Joni sudah tumbuh semangat patriotisme dan nasionalisme.
Baca Juga: Wanita TNI Akan Pamer Ketangkasan Bermotor di HUT ke-79 TNI
"Potensi yang muncul dalam dirinya dapat disalurkan saat menjadi TNI sesuai cita-citanya, dengan harapan dapat mengispirasi jiwa patriotisme dan nasionalismenya kepada generasi muda," kata Zamroni kepada awak media saat Upacara Pembukaan Program Studi Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD TA 2024, yang digelar di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Tabanan, Bali, Jumat (27/9).
Lebih lanjut menurutnya Joni yang menjadi salah satu siswa yang mengikuti pendidikan Bintara tersebut tidak pernah mengikuti pendidikan bela negara tetapi punya niat tulus, spontanitas.
Baca Juga: Jalin Komunikasi Sosial, Satgas Yonif Raider 509 Bagikan Bahan Makanan untuk Warga Kampung Pesiga
"Joni kemarin saat seleksi digabungkan dengan seleksi Bintara Keahlian di Bandung. Bayangkan anak muda kita ini, tinggal di daerah pelosok, belum pernah mendapat pelatihan bela negara, tapi dengan spontanitasnya dia tidak rela bendera Merah Putih tidak berkibar. Saat putus tali, dia dengan spontan langsung panjat tiang bendera tanpa instruksi," kata Zamroni.
Joni dan 218 siswa lainnya akan mengikuti pendidikan Bintara selama 15 minggu guna membentuk mental kejuangan dan keterampilan, untuk menjadi patriot dan benteng NKRI. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































