Pangdam Udayana Cek Senjata Para Prajurit di Perbatasan

Jakarta, IDM – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni mengunjungi para prajuritnya yang bertugas di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL beberapa waktu lalu.
Dilansir keterangan Pendam Udayana, Kamis, (24/10) dalam kunjungan kerja perdananya itu, Zamroni didampingi Danrem 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes melakukan pengecekan senjata dan melihat langsung kehidupan para prajurit di perbatasan.
Usai pengecekan Zamroni menyampaikan rasa kagumnya terhadap prajurit yang bertugas di wilayah NTT perbatasan Indonesia dengan negara tetangga Timor Leste. Ia memberikan pesan penting terkait kehidupan prajurit dan keluarga dan menekankan pentingnya keharmonisan keluarga dalam menunjang keberhasilan tugas, serta mengingatkan prajurit untuk menghindari jebakan seperti judi online dan pinjaman online.
Baca Juga: Tangkal Perompak di Laut Sulu, KRI Bima Suci Terapkan Peran Jaga Perang
"Jangan permasalahan ekonomi mengganggu kehidupan keluarga. Ibu-ibu sebagai bendahara keluarga, atur kebutuhan dengan bijak," kata Zamroni.
Pada kesempatan tersebut Zamroni beserta rombongan melepas benih ikan lele di kolam Tobir Yonif 744/SYB selanjutnya menyaksikan pertunjukan demonstrasi BDT dan diakhiri foto bersama. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































