HANKAM

Pangdam Sriwijaya Minta Warga Jangan Gunakan Senpi Rakitan dan Bakar Hutan

Pangdam II Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI M. Naudi Nurdika
Pangdam II Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI M. Naudi Nurdika saat melakukan patroli udara dan sosialisasi langsung ke wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). (Foto: Pendam II Sriwijaya)

Jakarta, IDM – Pangdam II Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI M. Naudi Nurdika meminta warga di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk tidak menggunakan senjata api (senpi) rakitan dan membakar hutan.

Hal ini diungkapkannya saat melakukan patroli udara dan sosialisasi langsung ke wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tepatnya di Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kab. OKI, Sumsel beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Bakamla Evakuasi Kapal Terbakar di Perairan Banjarmasin

"Tujuannya datang ke wilayah Kodim 0402/OKI yakni untuk bersilaturahmi dengan warga desa Sungai Ceper sekaligus menghimbau masyarakat agar tidak membakar hutan sembarangan, serta selalu berbuat baik, dengan tidak membuat atau menggunakan senjata api rakitan," kata Naudi seperti dikutip keterangan Pendam II Sriwijaya, Sabtu, (3/8).

Pangdam II Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI M. Naudi Nurdika
(Foto: Pendam II Sriwijaya)

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa sosialisasi di Desa Sungai Ceper di Kecamatan Sungai Menang ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan serta dampak yang ditimbulkan.

"Seperti kita ketahui bahwa di wilayah Kabupaten OKI saat ini sudah memasuki musim kering dan kemarau, sehingga berpotensi timbulnya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat sungai Ceper untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena kita semua tahu bahwa dampak dari Karhutla ini sangat merugikan dan berbahaya untuk kita semua terutama masyarakat desa sungai ceper sendiri," imbuhnya.

Baca Juga: Usai Rimpac 2024, KRI RE Martadinata Akan Tiba di Indonesia Akhir Agustus

Terakhir dikatakan Pangdam II/Swj, menjelang Pilkada serentak 2024 kepada warga desa Sungai Ceper berpesan agar menciptakan situasi yang kondusif menjelang Pilkada.

Selain memberikan sosialisasi Karhutla, Pangdam II/Swj juga berkesempatan memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga masyarakat Desa Sungai Ceper dan berharap tidak ada Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah tersebut. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.