Pangdam Sriwijaya Berikan Arahan kepada Seluruh Prajurit Sebelum Pindah Tugas

Jakarta, IDM – Jelang serah terima jabatan yang akan dilaksanakan pada Jumat (21/2) besok, Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Naudi Nurdika memberikan arahan kepada seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Makodam II/Swj.
Pangdam Swj dalam pidatonya mengucapkan terima kasih, penghargaan dan kebanggaanya kepada seluruh jajaran Makodam atas dedikasi yang ditunjukkan selama ia menjabat.
“Apalah arti saya, tanpa Ibu dan Bapak semuanya. Dengan adanya bantuan dari Bapak dan Ibu tugas-tugas dapat dilaksanakan menjadi lebih baik,” kata Pangdam.
Pangdam mengatakan dirinya telah menerima Surat Perintah dari Panglima TNI untuk melanjutkan dinas sebagai Aster Panglima TNI. Untuk itu, ia menyampaikan ucapan permohonan maaf kepada segenap prajurit dan PNS Kodam II/Sriwijaya.
“Saya pernah marah, saya pernah menegur ataupun apapun itu, hanya untuk kebaikan Kodam II/Sriwijaya, dari lubuk hati yang paling dalam dan tulus, saya mohon maaf,” ungkapnya.
Selanjutnya, Pangdam membeberkan beberapa capaian yang sudah dilakukan selama dirinya berdinas di Bumi Sriwijaya, seperti agro wisata Tekno 44, pembangunan dan renovasi perumahan, taman aspirasi, sampai pengadaan kendaraan.
Baca Juga: Patkor Malindo 2025 Fokus Tindak Aktivitas Ilegal di Selat Malaka
“Untuk itu, tolong jaga itu semua,” tutur Pangdam.
Usai memberikan arahan, Pangdam menyerahkan bantuan secara simbolis, berupa ; kendaraan dinas, pemberian umroh gratis, dan seragam PDH serta pemberian sembako. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































