Pangdam Mulawarman Tinjau Satgas Perbatasan Indonesia-Malaysia

Jakarta, IDM – Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha meninjau jajaran Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia.
Selain mendapatkan paparan dari Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra terkait perkembangan operasi di wilayah perbatasan, Pangdam juga memberikan arahannya kepada seluruh prajurit Satgas Pamtas.
Baca Juga: KSAL: Susu dalam Program Makan Bergizi Hanya di Daerah Tertentu
Tugas operasi, jelas Pangdam, merupakan sebuah kebanggaan yang harus dilaksanakan dengan profesional dan tanggung jawab.
“Jaga kekompakan dalam melaksanakan tugas dan hindari segala bentuk pelanggaran,” jelas Pangdam dikutip dari Pendam Mulawarman, Selasa (14/1).
“Selalu berikan yang terbaik untuk menjaga kedaulatan negara di perbatasan,” lanjutnya.
Pangdam juga memberikan apresiasi kepada prajurit Satgas untuk meningkatkan semangat dalam bertugas.
Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI AD Dilantik Jadi Bintara, Ini Tugas Pokoknya
Kunjungan Pangdam diharapkan dapat mempererat hubungan antara pimpinan dan prajurit serta meningkatkan semangat dalam melaksanakan tugas di wilayah perbatasan.
“Kami merasa senang dan termotivasi dengan kehadiran Pangdam. Ini menjadi dorongan moral bagi kami dalam melaksanakan tugas,” ucap Dansatgas. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































