Pangdam Ingatkan Prajurit di Papua Jangan Terlibat Illegal Logging dan Jual Beli BBM

Jakarta, IDM – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito mengingatkan prajurit yang bertugas di Papua untuk tidak terlibat Illegal logging dan jual beli Bahan Bakar Minyak (BBM).
Hal ini dikatakannya saat mengunjungi prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 726/TML di Sota Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Senin (14/10/2024).
Baca Juga: Momen Jenderal Bintang 2 Kostrad Ikuti Lomba Sniper dan Juara
"Hilangkan kegiatan yang tidak sesuai dengan porsinya seperti Illegal logging dan jual beli BBM. Namun terus berbuat yang terbaik untuk membantu masyarakat sebagai bentuk Kemanunggalan dengan Rakyat," kata Rudi seperti dikutip keterangan dari Pendam Cendrawasih, Senin, (14/10).
Lebih lanjut kata Rudi, kunjungan ini dalam rangka melihat secara langsung kondisi prajurit TNI Yonif 726/TML yang sedang bertugas di wilayah perbatasan RI PNG dan sekaligus memberikan arahan dan semangat dalam bertugas.
Baca Juga: TNI AL Tetap Siapkan 120 Prajurit untuk UNIFIL Lebanon 2025
"Jadi utamakan melakukan patroli, pengecekan Patok Perbatasan Negara karena pengecekan pelintas batas yang wajib dilakukan untuk menghindari penyelundupan barang terlarang," kata Rudi.
Pada momen ini, Rudi pun memberikan bingkisan kepada para prajurit sebagai bentuk perhatian dalam mendukung keberhasilan tugas. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































