Pangdam Ingatkan Kowad Untuk Mandiri, Berdedikasi, dan Profesional

Manokwari (IDM) - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dan Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Djoko Andoko, merayakan HUT ke-60 Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) yang jatuh pada 22 Desember dan juga bertepatan dengan Hari Ibu Nasional di aula Makodam XVIII/Kasuari, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat.

Untuk di wilayah Papua Barat, acara ini dipusatkan di Kodam XVIII/Kasuari dengan mengusung tema Kowad Profesional dan Mandiri Dalam Mengabdi.

Pangdam membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman bahwa peringatan peringatan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan evaluasi tentang pencapaian tugas.

“Selain itu juga sekaligus sebagai titik tolak upaya untuk meningkatkan karya dan pengabdian di masa mendatang,” ucap Pangdam.

Keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai Kowad saat ini tidak terlepas dari peran kerja keras, pengabdian, dedikasi dan perjuangan serta pengorbanan segenap para pendahulu dan sesepuh purnawirawan Kowad.
“Mari kita kenang jasa dan pengorbanannya disamping tekad untuk dapat mewarisi dan melanjutkan semangat juangnya dalam tugas dan pengabdian dimasa mendatang,” pesan KSAD dalam amanatnya.

Pada saat yang sama Pangdam menambahkan, bahwa makna ulang tahun ini adalah harus bersyukur karena sudah bisa mencapai umur yang cukup dewasa.
“Dengan pencapaian umur ini, tidak mengurangi dalam bekerja keras, berdedikasi, dan berjuang. Sebagai prajurit Kowad harus profesional dalam melaksanakan tugas, mandiri tidak boleh cengeng, harus bisa survive dengan kondisi yang ada karena kita dipercaya oleh pimpinan untuk mengabdi di Kodam XVIII/Kasuari,” tegas Pangdam..

Pangdam menambahkan, makna yang lain dalam ulang tahun ini adalah harus bisa mengintrospeksi diri, mengevaluasi tentang apa yang sudah dikerjakan.
“Prestasi-prestasi yang sudah diraih agar di pertahankan dan terus ditingkatkan, selaku pribadi dan Komando, saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke-60 kepada Kowad yang berdinas di Kodam XVIII/Kasuari,” kata Pangdam.

Pangdam juga mengatakan sebagai wanita pengemban tugas negara, Kowad juga memiliki tugas penting tidak kalah dengan prajurit TNI pria pada umumnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































