Pangdam Cenderawasih Sambut Kedatangan Satgas Kopasgat TNI AU yang Tugas di Papua

Jakarta, IDM - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan menyambut kedatangan Kopasgat TNI AU Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan BKO Kodam yakni Yonko 461 Kopasgat di Baseops Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis, (4/3). Selain menyambut Pangdam juga melepas Yonko 468 yang terlebih dahulu bertugas.
Pada kesempatan ini, Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Satuan Kopasgat TNI AU yang telah bertugas di Papua atas segala Dharma Bakti yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.
Baca Juga: KSAU Marsekal TNI Fadjar Pimpin Apel Luar Biasa Jelang Purnatugas
“Saya berharap keberhasilan dan pengalaman ini tidak membuat cepat berpuas diri, namun dijadikan pemacu semangat dan motivasi serta menambah wawasan dalam menghadapi tugas lainnya di masa mendatang,” kata Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam memberikan beberapa arahan antara lain tentang pentingnya menjaga keamanan personel dan materiil saat kembali, serta menghindari hal-hal yang merusak citra TNI maupun diri sendiri, termasuk di dalamnya tidak membawa hewan ataupun tumbuhan yang dilindungi.
Baca Juga: Pangkogabwilhan III Sebut Aparat Gabungan TNI Polri Berhasil Lumpuhkan Tokoh KKB
"Bagi satuan Kopasgat yang baru, selamat bertugas dan lanjutkan keberhasilan dari satuan yang akan diganti. Amankan Bandara-Bandara di Papua karena masyarakat masih tergantung pada penerbangan, dukungan logistik, evakuasi dan lain sebagainya. Sehingga kehadirannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat," kata Pangdam.
"Laksanakan tugas dengan baik, tindaklanjuti kekurangan satuan yang diganti agar tugas semakin baik, Papua semakin hari semakin baik. Terus atasi permasalahan-permasalahan, termasuk ancaman dari KKB yang selalu membuat kesan Papua tidak aman. Namun tidak boleh terpancing, sehingga harus terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan satuan lainnya. Jika ada gangguan jangan lengah dan perhatikan prosedur yang sudah ditetapkan," kata Pangdam. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































